khedanta

pleasure to learn for everything, simple and friendly

Homepage: http://khedanta.wordpress.com

Gambar Desain untuk Rumah Memanjang

Untuk kita yang mempunyai ukuran tanah yang terbatas apalagi bentuk tanah yang memanjang, sering bingung untuk membuat desain ruangan dan atap yang cocok untuk bentuk tanah tersebut.

Seperti gambar dibawah ini dimana ukuran tanah yang ada dengan ukuran lebar di depan 4 m dan panjang ke belakang 20 m. Dimana kondisi tanah yang kurang memadai, untuk pembuangan air hujan dari atap tidak bisa ke samping ataupun kebelakang tanah yang ada. Untuk bentuk tanah tersebut kita kadang kita berpikir bagaimana   bentuk cocok .

Kita dapat mendesain bentuk rumah tesebut dengan type yang sederhana tapi menarik. Hal hal yang mungkin perlu kita perhatikan adalah :

  1.  Bentuk ruangan.
  2. Sistim sirkulasi udara dan cahaya
  3. Bentuk atap

Karena bentuk ukuran yang terlalu tidak bebas, memang untuk mendesain tata ruang yang betul betul menarik memang agak susah, tapi setidaknya kita bisa medesain nya dengan penyediaan ruang yang cukup bagi keperluan keluarga dimana tersedia ruang tidur, ruang keluarga, kamar mandi, ruang makan dan dapur.

Seperti terlihat pada gambar dibawah , dengan pemberian taman di bagian tengah rumah , rumah akan kelihatan tidak terlalu tertutup dan masing masing ruangan yang berhubungan akan mendapatkan sirkulasi udara.

Dengan pemberian bentuk atap dua sirip, dan sedikit pemberian atap dak beton, sehingga dapat diatur area yang bisa mendapatkan perputaran udara di tengah ruangan. Dari gambar potongan dibawah  bisa kita lihat bagaimana sirkulasi udara bisa masuk melalui void yang ada di dapur dan taman, sehingga kondisi ruangan didalam rumah akan lebih segar walaupun kelihatan tertutup dari samping ataupun dari belakang rumah.

Untuk lengkapnya  gambar kerja jenis rumah ini dapat anda lihat disini.

Semoga bermanfaat !!!.

1 Comment

Sistim Penangkal Petir (Grounding System) untuk Bangunan Rumah

Bagi kita yang tinggal di daerah yang banyak petir, mungkin kita sudah sering melihat kiltan cahaya dan suara gemuruh yang ditimbulkan oleh petir. Dan jika petir yang terjadi dekat dengan tempat kita berada sering merasakan adanya semacam sengatan listrik ke tubuh kita. Secara teoritis petir  terjadi  karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron). dimana  muatan akan diteruskannya ke bumi.Karena sifat petir adalah meneruskan muatan ke bumi, maka muatan akan mengejar tempat paling dekat padanya sebagai penghantar ke bumi.

Untuk mengantisipasi resiko  bilamana petir berada dekat rumah kita, perlu  membuat sistim penangkal petir (grounding system) di rumah kita. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi resiko kita dari sambaran petir dan juga    barang barang elektronik  dari arus lebih yang diakibatkan oleh petir yang mengenai sekeliling rumah  .  Tetapi dengan pembuatan penangkal petir berarti bukan 100% membuat kita aman dari resiko petir tersebut.

Berikut   uraian bagaimana membuat sistim instalasi penangkal petir konvensional yang bisa diterapkan di bangunan rumah tinggal.

Secara umum bagian dan  sistim pemasagan penangkal petir  adalah sebagai berikut :

  1. Batang Penangkal Petir, sering disebut Splitzen.  
  2. Pengkabelan (Konduktor). Adalah merupakan penghantar aliran dari penangkal petir ke pembumian (pentanahan). Kable yang digunakan untuk yang jauh dari jangkauan  biasanya jenis kabel BC  ( kabel tembaga terbuka) dan untuk yang mudah dalam jangkauan menggunakan kabel BCC atau NYY   (kabel tembaga terbungkus). 
  3. Terminal, 
  4. Pembumian/ Pentanahan. Adalah bagian yang meneruskan hantaran ke tanah. Menggunakan sejenis pipa tembaga (cooper rod) diameter 1/2 inch panjang 3-4 m.  

Dari gambaran tersebut diatas , dapat dijelaskan fungsi pembumian adalah :

  • Menghantar muatan dari petir ke bumi.
  •  Bilamana ada arus lebih yang masuk dari jaringan listrik, dengan menggunakan alat bantu arester yang sudah di integarsikan ke sistim pembumian maka tegangan lebih dapat di hantarkan ke bumi, hal ini akan mengurangi kerusakan sitim dan peralatan elektronik didalam rumah.
  •  Bilamana ada tegangan  lebih yang masuk kedalam sistim jaringan listrik didalam rumah, alat alat elektronik yang sudah diintegrasikan kedalam sistim pembumian sehingga tegangan lebih akan dihantarkan ke bumi , hal ini  akan mengurangi kerusakan barang barang elektronik di dalam rumah. Kita dapat membuat sub – sub terminal didalam rumah tapi harus memperhatikan faktor keamanan dan estetika.

 

Sistim Pemasangan Instalasi Penangkal Petir dan Pembumian :

  1. Splitzen adalah bagian yang ditempatkan ditempat tertinggi di atas bangunan rumah . Dapat juga dilakukan dengan menambah ketinggian dengan menambah  pipa untuk mendapatkan  radius yang lebih besar dari sambaran petir. Bahan yang digunakan adalah dari batang tembaga, saat ini jenis splitzen ini ada berbagai macam dipasaran ada jenis splitzen tunggal ataupun bentuk trisula.  Spliten dihubungkan ke terminal atau langsung ke pipa tembaga dengan kabel BC 50 mm .
  2. Untuk keamanan barang barang elektronik didalam rumah, anda bisa memasangkan sub terminal dengan menggunakan plat tembaga dengan  ukuran kira kira 5 cm x 20 cm.  Kemudian sub terminal ini diintegrasikan ke Terminal dengan menggunakan kabel BCC/ NYY 15 mm.
  3. Untuk mengamankan tegangan lebih dari jaringan listrik, anda bisa menambah arester di sistim instalasi listrik , dimana arester  kemudian di hubungkan ke terminal grounding dengan menngunakan kabel BC/NYY ukuran 15 mm.
  4. Terminal adalah pusat yang menghubungkan beberapa kabel sebelum diteruskan ke pembumian / pentanahan. Bahan terminal dapat menggunakan plat tembaga dengan ukuran 10 x 30 cm.Terminal bisa dibuatkan diluar bangunan rumah dengan menempatkannya di sebuah bak kontrol. Kemudian terminal dihubungkan ke sistim pembumian dengan menggunakan kabel BC ukuran 50 mm.
  5. Sebagaimana persyaratan dalam pentanahan dimana dianjurkan nilai tahanan sitim pembumian adalah dibawah 3 ohm untuk kemanan barang-barang elektronik . Pada dasarnya untuk sistim pembumian yang bagus adalah berhubungan dengan tanah dimana pipa dipasangkan, dimana kekedapan tanah yang tinggi adalah tempat yang paling bagus untuk mendapatkan nilai tahanan pembumian yang rendah. Dianjurkan tidak menanam pipa didaerah berpasir ataupun berbatu, karena biasanya nilai tahanan pembumian akan semakin tinggi.
  6. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal anda bisa menambahkan beberapa pipa tembaga yang saling terintegarasi. Atau cara lain bisa dilakukan dengan menanam pipa   dalam hingga lebih dari 20 m. Bilamana nilai tersebut tidak dapat dicapai, sitim pembumian dapat ditambahkan dengan memasangkan cooper plate yang ditanamkan bersamaan dengan bentonite.   

 

Semoga bermanfaat!!!

4 Comments

Pemakaian Styrofoam Panel untuk Bangunan Rumah

Styrofoam panel adalah sejenis  lembaran papan penyekat yang bahannya terbuat dari busa.  Styrofoam ini sebenarnya sudah lama ditemukan   tapi baru sepuluh tahun terakhir ini dilakukan penelitian dan pengembangan sehingga bahan tersebut dapat dipergunakan sebagai material alternative untuk bangunan. Sebelumnya styrofoam ini lebih banyak dipergunakan di kapal  nelayan sebagai box penyimpanan ikan dan di masyarakat  lebih sering ditemukan sebagai pembungkus makanan.
Styrofoam panel adalah satu penemuan yang cukup bagus sebagai alternative pengggunaan material dalam bangunan. Dengan penelitan dan pengembangan tehnologi panel ini dapat mengkondisikan suhu dalam ruangan.   Styrofoam Panel dibuat dengan bahan dengan daya tahan terhadap panas sehingga dapat mengurangi daya hantar panas dari luar yang masuk kedalam ruangan yang ditutupinya . Lembaran panel yang tersedia dipasaran umumnya mempunyai ukuran 120 cm x 240 cm dengan ketebalan yang bervariasi  mulai 2 cm – 15 cm. Untuk panel atap mempunyai ukuran khusus.

Fungsi Pemakaian Styrofoam Panel :
Styrofoam Panel adalah penyekat yang  dapat dipergunakan untuk :

  1. Dinding Bangunan
  2. Pelapis Lantai
  3. Atap Bangunan
  4. Artistik dalam ruangan

 

 

Keuntungan Pemakaian :

  1. Sebagaimana konstruksinya , Styrofoam adalah panel yang tertutup rapat dimana daya rembes udara sangat kecil dimana bahan materialnya dapat menstabilkan kondisi suhu ruangan , dimana dapat mengurangi suhu yang panas ataupun dingin dapat tertahan oleh panel ini, sehingga dapat mengurangi biaya untuk pemanasan ataupun untuk mendinginkan suhu ruangan.
  2. Dari segi pemasangan , instalasi panel ini sangat mudah sehingga tidak perlu menyediakan biaya pemasangan yang cukup besar. Lembaran –lembaran panel sudah dipabrikasi dengan join sitim, sehinga untuk pemasangan akan memakan waktu yang lebih mudah.
  3. Masing masing lembaran mempunyai ketebalan 2-15 cm , sehingga untuk mengangkat bahan per lembarnya tidak terlampau susah.
  4. Lembaran panel ini dapat menahan kekuatan angin sampai 140 m/jam.
  5. Dengan penggunaan panel ini diharapkan dapat mengurangi pemakaian kayu sebagai dinding bangunan sehingga akan membantu konsep bangunan ramah lingkungan.
  6. Panel ini juga membantu untuk efisiensi energy, panel yang ditujukan untuk atap, panel dilapisi dengan stainless steel yang tahan terhadap korosi selama 20 tahun. Sehingga akan mengurangi pengantian material yang lebih cepat.
  7. Styrofoam panels mempunyai peranan yang penting dan berbeda dalam pemakaian dimana dapat digunakan sebagai bahan artistik dan ukiran di dinding rumah.
  8. Styrofoam adalah bahan material yang mudah dipotong dan dibentuk sebab mempunyai komposisi yang unik; ketika dipotong dapat diremukkan dan patah dengan mudah. Dengan menggunakan kawat yang sudah dipanaskan, panel styrofoam dapat dipotong dengan hasil yang lebih memuaskan, dimana hal ini akan mengurangi kerusakan dan bahan yang terbuang.

 Semoga Bermanfaat !!!

2 Comments

Modifikasi Harga Satuan Pekerjaan Beton untuk mengetahui jumlah besi yang dibutuhkan.

Dalam pembuatan RAB , khusunya untuk pekerjaan beton adalah lebih memuaskan jika kita bisa juga mengetahui   jumlah masing masing material yang diperlukan dan jumlah harganya keseluruhannya.   Bagi kita yang biasa menggunakan  analisa harga material yang ada seperti dibawah ini kadang kita akan mempunyai kendala untuk mengetahui jumlah sebenar masing masing materialnya. Dan kadang juga akan mendapatkan permasalahan jika misalnya menggunakan jenis besi yang berbeda.

Mari kita lihat contah analisa harga satuan untuk bahan material dibawah ini :

Dari analisa Harga Satuan Pekerjaan diatas,  misalnya kita akan menghitung biaya  pekerjaan balok beton dengan ukuran 20 x 40 dengan panjang 10 m.

Dari perhitungan,  maka volume pekerjaan adalah :  0.2 x 0.4 x 10 = 0.8 m3.

Dengan volume 0.8m3 , maka  biaya pekerjaan untuk 10 m adalah =

Nah, sekarang mari kita perhatikan, jika kita hendak mengerjakan balok beton  dengan ukuran yang sama tapi menggunakan ukuran besi yang berbeda. Contohnya gambar dibawah ini :

                      Balok Beton Type 1                                                                                                                                       

 

 

 

 

 

 

Dengan memperhatikan kedua gambar sudah tentu secara pelaksanaan , biaya pekerjaan pembuatan  balok beton type 2 akan lebih besar dibandingkan dengan balok beton type 1. Mengapa demikian ? Jika perhatikan  perbedaannya adalah  Type 1  menggunakan besi utama  besi diameter 12 mm dengan jumlah 10 buah dan cincin 8 mm dengan jarak 15 cm. Sedangkan type 2 menggunakan besi utama 12 mm dengan jumlah 12 buah dan cincin 10 mm dengan jarak 15 cm. Tentu dengan perbedaan jumlah dan jenis besi maka jumlah biaya akan berbeda.

 

 

 

Dibawah ini  adalah hasil perhitungan biaya dan jumlah kebutuhan material untuk pekerjaan beton kedua jenis diatas berdasarkan modifiaksi analisa harga satuan pekerjaan  , dimana didapatkan perbedaan jumlah biaya material seperti terlihat dibawah ini :

Biaya Material untuk Beton 20 x 40  Type 1 :

 Biaya Material untuk Beton 20 x 40 Type 2  :

 

Dari analisa diatas maka dapat dilihat jumlah biaya material Type 1 adalah Rp. 1.921.727,46 sedangkan biaya material untuk Type 2 adalah Rp. 2.136.477,06.

Jadi disini, dalam pembuatan RAB kita perlu memperhatikan penyusunan Analisa Harga Satuan yang ada apakah perlu kita buat lebih mendetail supaya harga yang kita buat sudah sesuai dengan kebutuhannya. Dan dengan contoh modifikasi analisa harga satuan tersebut maka kita akan lebih mudah mendapatkan jumlah bahan misalnya besi sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Contoh analisa harga satuan tersebut dapat anda modifikasi untuk pekerjaan beton lainnya misalnya kolom, sloof dan pekerjaan beton lainnya sehingga bilamana anda menyusun RAB, anda akan lebih mudah untuk menghitung jumlah besi dengan jenis ukuran yang berbeda .

Semoga bermanfaat !!!

Leave a comment

Desain Kamar Mandi Yang Bagus

Kamar mandi adalah ruangan yang paling penting dalam suatu bangunan rumah tinggal. Perencanaan letak, bentuk dan jenis peralatan yang ada di dalamnya harus direncanakan sehingga orang yang sedang memakai kamar mandi merasa nyaman di dalamnya.

 Faktor faktor dalam perencanaan kamar mandi :

  1. Faktor Kesehatan (Higienis)
    Untuk mendukung faktor higienis (kesehatan) , yang paling perlu diperhatikan adalah material bangunannya, khususnya lantai dan dinding kamar mandi harus kedap air, dengan demikian secara otomatis kamar mandi dapat lebih mudah untuk dibersihkan . Ruangan  kamar mandi adalah rungan yang mudah menghasilkan bau yang tidak sedap , untuk itu  penting menyediakan ventilasi udara yang cukup bagi kamar mandi itu sendiri. Juga harus diusahakan cahaya matahari harus ada masuk kedalam ruangan kamar mandi , sebaba cahaya matahari sangat bagus  untuk membunuh bakteri.
  2. Faktor Kenyamanan (Comfort)
    Untuk mendukung faktor ini , kita harus memberikan kesan yang nyaman didalam ruangan kamar mandi , pemberian warna yang cerah dan bersinar adalah salah satu cara yang baik dilakukan. Jika kita menggunakan warna yang gelap dikamar mandi , disamping kesan yang kurang menarik juga akan mengakibatkan kotoran ataupun debu tidak kelihatan. Ini akan membuat kamar mandi tidak sehat dan kurang menyenyangkan.
  3. Faktor Keamanan (Safety)
    Konstruksi bangunan harus dibuat secara aman ,  baik dari segi material maupun pemasangan / instalasi materialnnya sendiri.  Semua material didalam ruangan kamar mandi harus berkualitas dan padat, termasuk instalasinya harus kuat. Sebagai contoh instalasi wastafel atau kaca  yang ada didalam kamar mandi  harus benar benar kokoh dan kuat untuk menjaga keselamatan.

 

Dalam  pelaksanaan pembuatan kamar mandi ada  beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  1. Perencanaan Tempat dan Ukuran. Penempatan kamar mandi harus di atur dari segi kemudahan dan estetika, kamar mandi ditempatkan dengan posisi yang tidak sulit dijangkau, jangan memaksakan penempatan ruang kamar mandi dimana berdekatan dengan ruangan yang sering ditempati orang, misalnya di dekat ruang tamu, bila mana harus menempatkannya , buatlah dinding artistik di depan pintu dimana tidak langsung mengarah keruangan tersebut.  Bilamana keadaan rumah yang  memungkinkan menempatkan kamar mandi di ruang kamar tidur, pilih posisi pintu kamar mandi tidak menghadap tempat tidur, dan juga harus tetap diperhatikan bahwa kamar mandi harus mempunyai ventilasi tersendiri yang berhubungan dengan udara luar.  Ukuran Kamar mandi disesuaikan dengan kondisi luas bangunan rumah, dianjurkan ukuran minimal sebuah ruangan kamar mandi adalah 1.5 m x 1.5 m.
  2. Konstruksi Kamar Mandi. Dalam tahap konstruksi harus diperhatikan betul betul pelaksanaan bangunannya terutama yang berhubungan dengan tanah dasar dan sistim pemipaannya.

 

Berikut tips yang berhubungan dengan konstruksi kamar mandi :

  • Untuk kamar mandi yang ditempatkan di lantai satu, harus diperhatikan betul kondisi tanah asli bangunan tersebut. Bilamana lokasi tersebut adalah bekas tanah rawa, usahakan supaya menggali tanah lamanya , bila diperlukan semprotkan obat pembasmi hama untuk ,   kemudian disi kembali dengan tanah timbunan yang baru.
  • Jangan pernah membiarkan konstruksi lantai dengan hanya adukan semen dan pasir saja. Karena ruangan kamar mandi yang selalu berhubungan dengan air , maka lantai akan sering basah sehingga lantai akan mudah rusak, hal ini akan memudahkan binatang binatang kecil misalnya cacing tanah   akan naik kepermukaan lantai kamar mandi. Jangan terlampau yakin dengan kamar mandi anda walaupun sudah dilapisi dengan keramik , tetapi pastikan konstruksi lantai dibawahnya benar benar kuat, bila perlu buatlah lantai beton bertulang. Untuk finishing  lantai pilihlah jenis material keramik yang tidak licin / anti slip. Pilihlah warna dan corak yang menarik sesuai dengan selera anda.
  • Untuk instalasi pipa buangan air kotor dan instalasi pipa dari closet/ wastafel, pastikan semua sambungan terekat dengan sempurna. Jangan membiarkan bocoran karena akan menjadi bersumbernya kuman. Berikan drain floor yang bisa mengindari masuknya binatang ke kamar mandi anda.
  • Pastikan kamar mandi anda mempunyai ventilasi langsung yang berhubungan dengan udara luar untuk mendapatkan  sistim sirkulasi udara yang baik kedalam ruangan kamar mandi.
  • Jika ruangan kamar mandi yang anda miliki kelihatan cukup kecil dan tidak dapat dirubah lagi dengan menambah luasan, ada beberapa alternative yang bisa anda lakukan agar ruangan kamar mandi anda kelihatan cukup luas .Penempatan kaca besar di salah satu sudut dinding kamar mandi akan memberikan kesan ruangan lebih besar dan lebih terang.

 3. Perlengkapan dan peralatan di ruangan kamar mandi.

Untuk mendapatkan kamar mandi yang lebih menarik, sebuah kamar mandi dapat diisi dengan  jenis jenis peralatan yang   sesuai dengan keperluan dan selera pemilik kamar mandi. Beberapa perlengkapan dan peralatan yang ditempatkan di kamar mandi harus menarik dengan warna dan elemen elemen dekorasi yang menarik. Sebagaimana fungsinya masing masing seperti kamar mandi dapat diisi dengan bathub, wastafel, closet, shower dan peralatan pendukung lainnya misalnya kaca, gantungan handuk , tempat sabun, sikat gigi dan lainnya. Barang barang tersebut diatas harus direncanakan sedemikian rupa , harus mudah dilihat dan dijangkau, dan juga penempatan peralatan tersebut harus menambah penampilan kamar mandi yang semakin menarik .

 4. Pemilihan Warna Cat

Pemilihan warna   di kamar mandi akan mempengaruhi rasa nyaman dan kondisi ruangan kamar mandi itu sendiri. Untuk ruangan kamar mandi dengan ukuran  yang lebih kecil dianjurkan untuk memberikan warna terang dan cerah dimana akan memberi kesan ruangan yang lebih luas. Dan untuk ruangan yang sedkiti lebar, anda dapat memadukan beberapa warna yang menarik sehingga ruangan kamar mandi akan kelihatan lebih elegan. Sesuaikan warna cat dinding dengan warna kermaik, perabot/ perlengkapan yag ada diruangan kamar mandi.

5. Penempatan Lampu.

Penempatan lampu dikamar mandi juga akan memberi kesan bagi kamar mandi itu sendiri. Pilihan jenis lampu harus disesuaikan dengan kondisi kamar mandi. Untuk kamar mandi dengan ukuran kecil pilih penempatan lampu di plafoon dengan warna yang agak terang sehingga kesan kamar mandi akan luas. Untuk kamar mandi yang agak luas, anda bisa membuat lampu dengan model ceiling laight dan supaya lebih menarik anda dapat juga menempatkan lampu artistik di dinding kamar mandi.

 

 

 

!

2 Comments

Landscaping Kolam Renang

Mempunyai kolam renang pribadi yang nyaman dan cantik sangat diimpikan oleh semua orang, bagi anda yang sudah mempunyai ataupun sedang merencanakan membangun kolam renang yang sebelumnya belum menata kolam renang anda, mungkin perlu menambahkan beberapa perlengkapan dan penataan landscaping untuk kolam renang anda sehingga anda dapat menikmati kolam renang anda sepuasnya bersama keluarga ataupun teman teman anda. Penyediaan perlengkapan dan lanscaping ini bukan sebagai keharusan, anda perlu menyediakan sesuai dengan kebutuhan dan selera anda dan juga anda harus memperhatikan ketersedian tempatnya.

1. Pool Deck atau Teras kolam
Banyak solusi dan pilihan untuk membuat teras atau pool deck kolam renang anda cantik , nyaman dan juga mengandung unsur keselamatan. Salah satu pilihan yang dapat digunakan adalah teras dengan dek kayu, lantai dengan batuan alam, stepping stone yang ditata dengan rapi.

Yang perlu diperhatikan dalam pemilihan material pooldeck adalah material harus anti selip atau tidak licin. Juga hal yang perlu diperhtikan adalah level atau ketinggian kolam renang tidak lebih tinggi dari teras atau pool deck..

2. Edging atau pinggiran kolam
Edging adalah material yang digunakan untuk pinggiran / bibir atas dari kolam renang dan bukan satu bagian dengan pool deck. Edging biasanya dipasangkan mengelilingi seluruh pingiran bibir atas dari kolam renang. Material yang digunakan dalam edging ini sering juga disebut dengan ”coping”. Material yang dipergunaka biasanya dari bahan beton, beton precast, batu atau ada juga dari bahan keramik. Bentuk dari coping ada dalam berbagai macam tapi umumnya harus membentuk yang membulat pada sudutnya.

3. Penanaman Pohon dan Tanaman
Penanaman pohon disekitar kolam renang akan memberikan rasa rindang dan juga akan mengurangi polusi terhadap sekitar kolam renang. Dengan desain arsitektural yang menarik maka anda akan semakin menikmati saat saat berenang anda. Pemilihan pohon dan tanaman harus diperhatikan juga, pilihlah pohon dimana daunnya tidak terlalu lebar dan tidak cepat gugur , karena jika sering jatuh ke air kolam juga akan mengurangi higienis air, untuk itu anda juga perlu mengatur penempatannya supaya daun bila gugur tidak langsung jatuh ke kolam. Penempatan dengan akar besar perlu dihindari berdekatan dengan kolam, karena semakin lama akar akan membesar yang bisa merusak konstruksi kolam itu sendiri. Beberapa pohon yang mungkin anda apat pilih adalah pohon kelapa, bungs kamboja, dadap merah ,tumbuhan palem kecil atau pisang kipas.

4. Gazebo
Gazebo adalah sebuah bangunan kecil yang digunakan sebagai tempat berteduh dan beristirahat, berkumpul, dan menikmati makanan dan minuman selama melakukan aktivitas renang. Jenis jenis gazebo ini ada dalam berbagai bentuk, bisa menggunakan kayu, beton ataupun bahan plastik. Penempatan gazebo diusahakan jangan sampai mengganggu proses jalan menuju kolam dan penempatan diusahakan tidak mengganggu keselamatan.

5. Table and Chair Set
Perlengkapan ini diperlukan saat bersantai dan saat istirahat. anda bisa menempatkan furniture meja dan kursi untuk menikmati makanan dan minuman di dekat kolam. Tempatkan furniture tersebut jangan terlalu dekat dengan kolam.

6. Umbrella Set
Adalah perlengkapan dengan bentuk payung besar yang digunakan sebagai tempat berlindung dari terpaan sinar matahari dan tempat bersantai.

7. Sun Longer
yaitu sejenis kursi panjang tempat bersantai sebelum atau setelah berada diluar kolam. Sun Longer umumnya terbuat dari bahan kayu, fiber, plastik atau bahan rotan sintetis atau kombinasi dari bahan-bahan tersebut dengan design yang dirancang untuk memberikan kenyamanan.

8. Overflow atau Tumpahan Air
Pemberian overflow atau tumpahan air di pinggir kolam, dapat menambah suasana nyaman di area tersebut. Pemilihan overflow bisa menggunakan berbagai bentuk yang artisitk di pinggiran kolam.

 

Semoga Bermanfaat !!!!

2 Comments

Perlengkapan Kolam Renang

Untuk melengkapi kolam renang yang anda miliki, anda perlu menambahkan beberapa kelengkapan , sehinga saat anda akan dan sedan berenang anda sudah mempunyai fasiliats fasilitas yang memungkinkan saat -sat berenang anda semakin nyaman dan santai. Beberapa perlengkapan  untuk  kolam renang adalah:

1. Lampu Kolam Renang

Kolam renang anda akan begitu indah jika dilengkapi dengan latar yang artistik. Sebuah kolam renang adalah tempat yang disukai sewaktu musim panas yang dapat dinikmati siang ataupun malam hari. Begitu juga kita perlu menghindari resiko khususnya untuk anak anak maupun bagi tamu yang atas kehadiranya di sekitar kolam renang. Memasang lampu lampu disekitar kolam renang sangat membantu keselamatan bagi pengunjung atau pemakai di sekitar kolam renang dimana mereka dapat menikmati kolam renang jika dipakai malam hari. Pemilihan lampu yang menarik dapat juga menambah keindahan dari kolam renang disamping keselamtan yang didapatkan dari tersedianya lampu disekitar kolam renang.

Penyedian lampu disekitar jalan taman kolam dan disekitar area landscape kolam dianjurkan jaraknya tidak lebih dari 5 m, sebagaimana persyaratan jarak efektif pencahayaan,. Penempatan lampu dibawah tangga kolam , dan penempatan lampu tanam disekitar bibir dinding kolam atau di pagar pengaman  dengan penempatan yang tidak terlihat orang, dimana tidak menjadi titik fokus langsung adalah sebuah konsep yang bagus bagi penataan lampu dikolam renang. Penempatan lampu yang bertingkat atau bertumpuk adalah sebuah model yang elegan yang dapat ditambahkan di area terbuka yang mana dapat juga menyembunyikan fiksture dari bunga ataupun daun daun yang kurang bagus .
Saat  ini untuk pemakaian malam hari  , kolam renang kebanyakan dibangun dengan menyediakan  lampu di dinding kolam yang bisa memancarkan cahaya ke air kolam , fungsinya adalah selain untuk mendapatkan nilai artisitik  tetapi juga untuk membantu orang yang berenang di malam hari sehingga mereka dapat melihat sekitar mereka.

 

 

 

 

Dalam salah satu desain pencahayaan untuk bawah air kolam, sebuah bola lampu pijar dengan jenis lampu LED tahan air mempunyai keunggulan karena biasanya didesain secara khusus untuk pemakaian di dalam air .

 

2. Pool Covers

Pool cover adalah pelindung kolam Anda dari jatuhan benda yang berasal dari atas kolam, seperti dedaunan, debu atau kotoran lainnya.  Ketika kolam renang sudah selesai kita gunakan, biasanya kolam akan dibiarkan terbuka sehingga kolam  akan mudah untuk menampung kotoran kotoran dari atas. Untuk menjaga hal ini kita perlu menyediakan pool cover di kolam renang yang kita miliki.  Pelindung ini dapat dibangun terpisah dari konstruksi kolam renang atau menyatu dengan konstruksi kolam sesuai dengan type pool cover yang kita gunakan.

 

Jenis jenis pool covers yang tersedia saat ini adalah :

  • Solar Cover
    Jenis cover ini terbuata dari bahan plastik dengan kualitas yang bagus dimana bahannya sangat tipis. . Cover ini juga dilengkapi dengan pelindung sinar ultraviolet dan juga mengurangi penyerapan sinar matahari sekitar 5-15%.
  • Vinyl Pool Cover
    Jenis cover ini terbuat dari bahan material vinyl dimana beratnya lebih besar dari bahan solar cover Jenis bahan ini juga mempunyai Jenis cover ini dapat dibuat dalam dua lapisan dengan sekat yang berbeda. Dengan warna yang lebih gelap dan lebih padat jenis cover ini dapat menyerap panas matahari 20 – 40 % .
  • Automated and Semi-Automated Pool Covers
    Pool Cover Otomatis atau semi otomatis adalah jenis cover yang konstruksi dengan sistim menggulung sendiri dengan menggunakan rel sendiriDengan hanya menekan tombol saja, maka pool cover akan bekerja sendiri untuk menutup atau membuka cover. Untuk yang jenis Smi Otomatis juga menggunakan sistim mekanis tapi hanya perlu bantuan orang untuk membentangkan cover diatas rolnya. Bahan cover sendiri bisa menggunakan plastik ataupun vinyl.
    

3. Pool Liners

Pool liner adalah bahan penutup kolam renang yang biasanya dipasangkan menjadi garis atau penutup di kolam renang dimana dipasangkan di permukaan dasar ataupu disisi samping kolam renang. Pool liner biasanya dipakai orang bilamana mereka tidak menutup permukaan konstruksi kolam dengan keramik . Bahan pool liner dibuat dari bahan material vinyl ataupun dari bahan plastic.


Liner vinyl dibuat dari bahan yang daya tahan lama dan material yang elastis dimana mempunyai daya tahan kerusakan terhadap sinar matahari, bahan kimia yang berbahaya dan juga tahan terhadap pengaruh cuaca. Pool liner jenis ini dapat dipasangkan dalam berbagai ukuran atau bentuk. Biasanya diproduksi dalam berbagai ukuran standard sebagaimana yang biasa dipakai di kolam renang. Pool liners dapat dijumpai dalam berbagai warna , pola dan ketebalan dan anda dapat memilihnya sesuai dengan keinginan anda.

4. Pool Slides

 

 

Pool slides, adalah pilihan kelengkapan untuk kolam renang dengan bentuk papan luncuran. Jika anda mempunyai anak yang sudah bisa berenang, anda dapat memanjakannya dengan menyediakan papan luncuran ini di kolam pribadi anda. Papan luncuran ini dapat anda jumpai dalam berbagai bentuk dan ukuran dan dalam berbagai warna. Umumnya bahan material untuk papan luncuran ini terbuat dari plastik dan vinyl.

Untuk  memilih kelengkapan ini perlu  mempertimbangkan beberapa hal :

  • Ukuran yang akan dibeli harus berdasarkan ketersediaan lahan.
  • Papan luncuran yang ditujukan pemakaiannya untuk anak anak, usahakan papan luncuran harus berbentuk aman dan tidak dalam ukuran yang terlampau tinggi.
  • Jika papan luncuran ditujukan bukan hanya untuk anak saja,  pilih lah jenis luncuran yang bisa dipakai untuk orang dewasa.

5. Diving Pools (Papan Loncat)

Papan loncat sebagai kelengkapan kolam renang hanya dianjurkan bagi pemakai yang sudah cukup dewasa,sebagaimana dianjurkan karena pemakaian bagi anak anak dianggap mempunyai resiko jika kurang begitu pandai untuk memakaianya.
Papan loncat ini dapat ditemui dalam berbagai bentuk, ukuran dan bahan. Untuk pemakaian pribadi dirumah anda dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan.


Salah satu yang perlu diperhatikan adalah penempatan papan loncat harus di sisi bagian kedalaman kolam tidak kurang dari 2 m.

6. Stairs / Tangga

Tangga kolam renang dimaksudkan sebagai alat bantu dikolam renang untuk turun ataupun naik dari kolam renang. Penempatan tangga ini biasanya di tepi kolam dimana kedalaman kolam lebih dari 1 m. Bagi kolam pribadi anda dimana bentuk lantai sudah didesain dalam berbentuk tangga, anda juga perlu menempatkannya disisi yang lebih dalam karena juga diperlukan untuk keselamatan bilamana sesorang yang berenang ingin cepat naik ke sisi luar kolam.

 

7. Heater atau pemanas
Alat ini dimaksudkan membantu memanaskan suhu air kolam dimalam hari atau disaat cuaca dingin, sehingga memberikan kenyamanan disaat anda beraktivitas di kolam renang.

 

 

3 Comments

Fungsi dan Langkah Pembuatan Rancangan Anggaran Biaya Bangunan

A.  Fungsi RAB :
Secara Umum ada 4 Fungsi Utama dari Rancanga Anggaran Biaya (RAB) :

  1. Menetapkan jumlah total biaya pekerjaan yang menguraikan masing masing item pekerjaan yang akan dibangun. RAB harus menguraikan jumlah semua biaya upah kerja, material dan peralatan termasuk biaya lainnya yang diperlukan misalanya perizinan, kantor atau gudang sementara, fasilitas pendukung misalnya air dan listrik sementara.
  2. Menetapkan Daftar dan Jumlah Material yang dibutuhkan. Dalam RAB harus dipastikan jumlah masing masing material disetiap komponen pekerjaan. Jumlah material didasarkan dari volume pekerjaan , sehingga kesalahan perhitungan volume setiap komponen pekerjaan akan mempengaruhi jumlah material yang dibutuhkan. Daftar dan Jenis material yang tertuang dalam RAB menjadi dasar pembelian material ke Supplier.
  3.  Menjadi dasar untuk penunjukan/ pemilihan kontraktor pelaksana. Berdasarkan RAB yang ada , maka akan diketahui jenis dan besarnya pekerjaan yang akan dilaksanakan. Dari RAB tersebut akan kelihatan pekerja dan kecakapan apa saja yang dibutuhkan. Berdasarkan RAB tersebut akan diketahui apakah cukup diperlukan satu kontraktor pelaksana saja atau apakah diperlukan untuk memberikan suatu pekerjaan kepada subkontraktor untuk menangani pekerjaan yang dianggap perlu dengan spesialis khusus.
  4. Peralatan peralatan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan akan diuraikan dalam estiamsi biaya yang ada. Seorang estimator harus memikirkan bagaimana pekerjaan dapat berjalan secara mulus dengan menentukan peralatan apa saja yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut. Dari RAB juga dapat diputuskan peralatan yang dibutuhkan apakah perlu dibeli langsung atau hanya perlu dengan sistim sewa.. Kebutuhan peralatan dispesifikasikan berdasarkan jenis, jumlah dan lama pemakaian sehingga dapat diketahui berapa biaya yang diperlukan

B. Keuntungan – Keuntungan yang didapatkan dengan adanya RAB :
Berdasarkan pengalaman yang ada , ketika seseorang melaksanakan pembangunan rumah ataupun proyek proyek lainnya, mereka merasa terbantu dengan adanya Rencana Anggaran Biaya . Sesorang akan terbantu dengan adanya RAB dimana akan menjadi dasar dan pelaksanaan pekerjaan baik saat pembelian material dan pemilihan kontraktor dan bialamana ada perubahan jenis material saat pekerjaan sedang berlangsung. Kesulitan kesulitan pembiayaan juga dapat terbantu dan disederhanakan jika kita mempunyai detail RAB. Berikut adalah beberapa catatan yang dapat membantu anda untuk mengerti apa pentingnya Rancangan Anggaran Biaya tersebut :

  • Saat pelaksanaan pembangunan sedang berlangsung, tanpa disadari uang yang kita keluarkan cukup besar mengalir. Dengan adanya RAB yang kita miliki, maka kita akan mengatur penyediaan dan pengeluaran berdasarkan schedule pekerjaan. Kita dapat menghitung jumlah pengeluaran berkala dari RAB yang ada untuk pembayaran upah tukang, pembelian materian dan pembelian peralatan . Jika pekerjaan dilakukan oleh suatu kontraktor dimana upah dan material langsung ditangani oleh kontraktor, maka kita dapat mengatur pengeluaran berdasarkan termin (jumlah prosentrase pekerjaan)
  • Dari detail-detail yang tertuang dalam RAB maka akan didapatkan informasi semua tipe kebutuhan material yang diperlukan untuk masing masing bagian pekerjaan, dan juga akan didaptkan jumlah actual material yang diperlukan. Bedasarkan jenis dan jumlah material yang ada dalam RAB maka kita dapat mempelajarinya dan membuatkan suatu kerja sama dengan pihak supplier untuk mengatasi atau menjaga bilamana terjadi fluktuasi harga. Sebagai contoh kita dapat terlebih dahulu menempatkan uang kita ke suatu toko/ supplier untuk pemesanan jenis dan jumlah material yang sudah ada tertera di RAB.
  • Dengan detail RAB yang ada, anda dapat mengatur jenis dan jumlah material yang akan dipergunakan sesuai dengan kebutuhannya dilapangan. Ini akan membantu penyimpanan material yang tidak diperlukan digudang dimana akan mejaga bertumpuknya material dan juga menjaga perputaran uang anda. Juga akan mengamankan barang barang anda tertumpuk lama sehingga akan bisa mengakibatkan material tidak bisa terpakai.
  • Dengan pengaturan jumlah material yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan pemakaian maka akan memperlancar jalannya pekerjaan dan juga akan menghindari terbuangnya material oleh pekerja.
  • RAB juga memberikan spesifikasi masing masing material yang dibutuhkan dalam tahapan konstruksi, dimana hal ini juga membantu untuk memeriksa apakah standard dan kwalitas bahan yang masuk sudah sesuai dengan kebutuhan bangunan anda.
  • Jika semua material dan gudang dapat di sesuaikan dengan kebutuhannya maka juga akan membantu waktu penyelesaian dari pembangunan rumah yang juga akan mengurangi biaya yang akan dikeluarkan misalanya biaya penjaga gudang.
  • Jika anda kurang mahir dalam menghitung RAB terhadap rumah yang ingin anda bangun, anda dapat meminta kepada sebuah konsultan yang biasa dalam membuat RAB, atau dapat juga anda lakukan dengan meminta kepada kontraktor yang akan mengerjakan untuk membuat RAB terhadap pekerjaan yang akan dibangun. Dengan RAB yang ada anda dapat membandingkan harga antara harga yang dibuat oleh sikonsultan dengan harga yang dibuat oleh calon kontraktor.
  • Jika anda mempunyai dana yang terbatas, maka anda dapat menggunakan RAB ini sebagai dasar perhitungan untuk meminjam besar dana yang akan anda pinjam.
  •  RAB akan membantu kecepatan pekerjaan , dimana pemilik dan pekerja akan mempunyai acuan untuk kemulusan berlangsungnya pekerjaan. Semakin cepat rumah anda selesai dibangun maka anda akan semakin cepat dapat menempatinya

C.  Komponen- komponen Yang perlu dihitung dalam RAB.
Dalam suatu konstruksi bangunanrumah ada dua bagian segi pembiayaan yang perlu diperhitungkan, yaitu :
a. biaya pokok yang berhubungan dengan material , upah kerja dan perlatan.
b. biaya operasional termasuk biaya perijinan, fasilitas atau sarana (air, listrik sementara, gudang dll), dan juga perlu diperhitungkan biaya tidak terduga.
Dalam perhitungan RAB suatu bangunan rumah , semua bagian komponen yang diperlukan dalam pekerjaan hingga selesai harus betul betul diperhitungkan, dimulai dari awal pekerjaan sampai selesai nya tahap konstruksi.

 

D. Langkah – Langkah Menghitung RAB

  1. Persiapan dan Pengecekan Gambar Kerja
    Gambar Kerja adalah dasar untuk menentukan pekerjaan apa saja yang ada dalam komponen bangunan yang akan dikerjakan. Dari gambar akan didapatkan ukuran , bentuk dan spesifikasi pekerjaan. Pastikan gambar mengandung semua ukuran dan spesifikasi material yang akan digunakan untuk mempermudah perhitungan volume pekerjaan. Dari gambar yang ada anda disini sudah memulai coretan coretan item pekerjaan apa saja yang akan dihitung dalam pembuatan RAB nya. Dalam tahap persiapan ini perlua juga dilakukan pengecekan harga harga material dan upah yang ada disekitar atau lokasi paling dekat dengan tempat bangunan rumah akan dikerjakan.
  2. Perhitungan Volume.
    Langkah awal untuk menghitung volume pekerjaan, yang perlu dilakukan adalah mengurutkan seluruh item dan komponen pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan gambar kerja yang ada. Sebagai contoh pembangunan rumah tinggal anda dapat lihat dibawah ini.

Jika anda merasa seluruh item pekerjaan sudah tertuang , selanjutnya anda memluai menghitung volume masing masing volume pekerjaan tersebut. Untuk format sederhana dan memudahkan perhitungan , anda dapat melakukannya dalam format excel. Suatu hal yang perlu diperhitungkan adalah satuan pekerjaan yang dihitung harus sama dengan analisa harga satuan pekerjaan.

Contoh perhitungan volume pekerjaan dalam format excel anda dapat lihat dibawah ini :

 

Jika perhitungan sudah selesai, tidak salah jika anda melakukan pengecekan kembali bilamana ada kemungkinan kesalahan perhitungan ukuran.

3.  Membuat Harga Satuan Pekerjaan

Untuk menghitung Harga Satuan Pekerjaan, yang perlu dipersiapakan adalah :
–  Indeks (koefisien) analisa pekerjaan
–  Harga Material/ Bahan sesuai satuan
– Harga upah kerja per hari termasuk mandor, kepala tukang, tukang dan pekerja
Indeks (koefisien) analisa pekerjaan mungkin sedikit agak rumit dan membingungkan , jika anda kurang paham darimana (indeks) koefisien tersebut, anda dapat menggunakan indeks resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah (anda dapat melihatnya dari SNI yang sudah ada saat ini untuk masing masing item pekerjaan).
Untuk harga material dan upah kerja , anda tinggal memasukkan harga berdsarkan harga yang ada didaerah anda. Anda juga perlu mengantisipasi nilai harga yang dimasukkan bilamana kemungkinan akan ada kenaikan harga jika pekerjaan masih lama untuk dimulai.

Contoh Harga Satuan Pekerjaan dapat anda lihat dibawah ini :

 

Untuk membantu anda dalam pembuatan Analisa Harga satuan, anda dapat melihat  Analisa Harga Satuan dalam bentuk format excel disini.

Perhitungan Analisa Harga Satuan saat ini semakin berkembang, dimana banyak terdapat method perhitungannya. Bila anda mencheck beberapa Analisa Harga Satuan dari beberapa RAB yang ada, kemungkinan anda akan menjumpai ada beberapa perbedaan harga dalam suatu item pekerjaan yang sama. Mengapa terjadi ? Untuk pembahasan hal ini anda dapat lihat dalam artikel ini.

4.  Perhitungan Jumlah Biaya Pekerjaan
Setelah didapatkan volume dan harga satuan pekerjaan , kemudian kita tinggal mengalikannya sehingga didapat harga biaya pekerjaan dari masing masing item pekerjaan.

Untuk memisahkan biaya antara Upah kerja dan Jumlah Biaya Material, anda dapat memisahkan kolom perhitungan seperti dibawah ini. Ini dapat anda pergunakan jika misalnya kontrak upah terpisah dengan pembelian material.

Untuk contoh lengkap  perhitungan Jumlah biaya pekerjaan (upah dan material) untuk bangunan rumah  dapat anda lihat disini.

5.  Rekapitulasi
Rekapitulasi adalah jumlah masing masing sub item pekerjaan dan kemudian ditotatlkan sehinggan didapatkan jumlah total biaya pekerjaan. Dalam rekapitulasi ini bilamana diperlukan juga ditambahkan biaya overhead dan biaya pajak.

Contoh Rekapitulasi biaya pekerjaan dapat dilihat dibawah ini :

Semoga bermanfaat !!

1 Comment

Gambar dan Fungsinya dalam membangun rumah

Kenapa kita memerlukan gambar dalam mebangun sebuah rumah / bangunan ? Gambar mempunyai banyak fungsi baik terhadap sepemilik bangunan maupun pihak yang akan mengerjakan bangunan tersebut.

Fungsi gambar adalah :

  1. Pemilik bangunan mendapatkan bagaimana bentuk dari rumah ataupun bangunan yang akan dibangun dan dapat memastikan bentuk yang diinginkan sudah terpenuhi baik .
  2. Gambar kerja menjadi pedoman dasar dari pihak pelaksana pekerjaan bagaimana bangunan akan dikerjakan termasuk ukuran, bentuk, jenis bahan yang akan digunakan, teknis pekerjaan termasuk peralatan apa saja yang diperlukan untuk mengerjakan bangunan tersebut.
  3. Gambar menjadi dasar perhitungan anggaran biaya bangunan , dimana dari gambar akan diketahui besar volume pekerjaan, jenis material yang akan digunakan.
  4. Dengan volume yang dan jenis material tersebut maka dapat dihitung berapa total biaya bangunan dan perkiraan lama waktu pekerjaan yang akan dilaksanakan.
  5. Gambar kerja menjadi suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam kontrak pekerjaan antara pemilik bangunan dan pihak pelaksana pekerjaan , disamping itu tidak dapat dipisahkan juga dengan spesifikasi pekerjaan.
  6.  Dalam pengurusan IMB, pihak Dinas Tata Kota juga selalu meminta gambar bangunan pekerjaan untuk memastikan apakah IMB dapat dikeluarkan atau tidak.

Gambar bangunan terdiri dari tiga kelompok yaitu :
1. As Plan Drawing (Gambar Rencana Bangunan)
2. Construction Drawing (Gambar Pelaksanaan)
3. As Built Drawing (Gambar Akhir)

As Plan Drawing (Gambar Rencana Bangunan)

Adalah gambar yang diperlukan sebagai gambar awal dimana bangunan tersebut direncanakan. Gambar ini adalah dasar dimana bangunan akan dibangun sesuai dengan perencanaan yang telah disiapkan oleh perencana berdasarkan :
• ukuran tanah
• bentuk dan nilai estetika dimana akan disesuaikan dengan keinginan pemilik bangunan
• perhitungan teknis untuk desain struktur dan
• hasil pemeriksaan tanah dimana bangunan akan ditempatkan

 

Construction Drawing (Gambar Pelaksanaan)
Gambar ini diperlukan saat pekerjaan sedang berlangsung. Umumnya Gambar Pelaksanaan ini adalah menuangkan detail detail sub bidang pekerjaan dimana sebelumnya tidak tertuang dalam Gambar Rencana (As Plan Drawing), dimana gambar detail ini tetap berdasarkan gambar awal. Disamping itu pihak pelaksana dapat memintakan kepada pihak konsultan perencana untuk membuat gambar tahap pelaksanaan bilamana pihak pekerja mendapatkan suatu ukuran ataupun bentuk yang membingungkan ataupun kemungkinan pelaksanaan beresiko jika gambar kerja dilaksanakan.
Bilamana pada saat tahap pekerjaan sedang berlangsung dimana diperlukan adanya suatu perubahan bentuk ataupun ukuran dan juga perubahan jenis material yang dipergunakan, maka sipemilik bangunan dan pihak pekerja secara bersama sama melakukan perubahan gambar . Jika terjadi perubahan besar yang sangat mempengaruhi jumlah biaya pekerjaan maka kedua pihak membuat suatu kesepakatan bersama dimana adanya suatu pekerjaan tambah/ kurang yang akan diperhitungkan dalam nilai kontrak pekerjaan.

As Built Drawing (Gambar Akhir)
Adalah gambar yang dituangkan berdasarkan hasil akhir pekerjaan actual, dimana gambar dibuat berdasarkan ukuran dan bentuk sebenar

Bagi anda yang ingin membangun rumah mungkin belum mendapatkan gambaran detail detail apa saja yang diperlukan dalam membangun rumah. Contoh gambar lengkap untuk perencanaan sebuah bangunan rumah 2 lantai dapat anda lihat disini.

Gambar yang dibutuhkan dalam Gambar Rencana Bangunan / Rumah :

  1. Denah Lokasi


2. Gambar Denah Bangunan


3. Gambar Tampak termasuk Tampak Depan, Tampak Samping dan Tampak Belakang

4. Denah Pondasi


5. Denah Sloof
6. Denah Kolom
7. Denah Balok
8. Denah Ringbalok
9. Detail Pembesian Pondasi, Sloof , Kolom, Balok dan Ringbalk
10. Denah Pembesian Lantai (untuk Bangunan diatas 1 lantai)


11. Gambar Potongan (Potongan Memanjang dan Melintang)


12. Denah Tangga dan Detail
13. Denah Rangka Atap dan Tampak Atap
14. Denah Pintu, Jendela dan Ventilasi
15. Detail Pintu, Jendela dan Ventilasi


16. Denah Instalasi Listrik
17. Denah Instalasi Air Bersih
18. Denah Instalasi air Kotor
19. Detail Sanitasi dan Septik Tank
20. Detail Pagar
21. Detail – Detail Tambahan ( Sesuai kebutuhan)

Dengan kelengkapan tersebut diharapkan gambaran rumah yang akan dibangun dapat dijadikan suatu dasar kesepahaman bagi pemilik dan pihak yang akan mengerjakan dalam membuat suatu ikatan kotrak kerja sehingga saat pelaksanaan diharapkan berjalan dengan baik.

Semoga bermanfaat!

2 Comments

Type Saringan Air (Filter) Kolam Renang

Saringan Kolam Air renang adalah bagian dari sistim sirkulasi air yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang terdapat di air kolam air renang .

Pada dasarnya Saringan (Filter) air kolam renang terdiri dari 3 macam yaitu :

SAND FILTERS

 
Sand Filter menggunakan pasir kwalitas khusus yang dituangkan kedalam tabung sebagai media penyaring air.
Sistim kerjanya adalah air yang masuk kedalam tanki filter secara terus menerus akan menyebar didalam filter. Sebagaimana biasa air akan mengalir kebawah ke dasar tabung, kotoran dan debu akan terperangkap di butiran butiran pasir dan akan terkumpul diatas lapisan pasir tersebut. Ketika air mendekati permukaan bawah saringan , kemudian air akan mengalir kearah lateral posisi pipa dan air akan mengalir kembali melalui pipa pengembalian ke kolam renang.
Sand filters dapat menyaring kotoran atau debu yang berukuran sekitar 40 microns . Dan kotoran kotan yang mempunyai ukuran lebih kecil dari 40 microns kemungkinan besar tidak akan tersaring.
Saringan filter yang dipakai secara terus menerus untuk menyaring kotoran kotoran yang mengalir dari kolam renang, maka lama kelamaan endapan kotoran akan semakin banyak diatas pasir dalam tabung filter sehingga tekanan air akan menurun. Untuk itu perlu dilakukan pembersihan filter secara berkala, untuk membersihkan saringan anda hanya perlu membalikkan tabung filter dan mengeluarkan air yang tersisa didalamnya, pedoman ini adalah sistim “backwashing terhadap filter.Ketika filter sudah dibersihkan kembali, anda perlu membilasnya dan kemudian menuang kembali pasir kedalam tabung. Cara ini perlu dilakukan secara manual setiap minggu.

CARTRIDGE FILTERS
Cartridge filters menggunakan paper-type cartridge sebagai media penyaring dimana mempunyai kualitas yang sama dengan sistim saringan pasir.
Cartridge filters mempunyai reputasi yang kurang bagus dimana pemeliharaannya agak susah. Tetapi pabrikasi terbaru sudah memakai saringan sistim yang dengan permukaan yang cukup sebagaimana diperlukan, untuk pembersihan alat saringan nya 2 kali dalam setahun.
Prinsipnya saringan ini adalah seperti saringan air yang anda pakai dibawah cuci piring anda. . Cartridge yang ada dalam saringan mempunyai permukaaan yang lebih banyak untuk menyaring air dibandingkan dengan sistim filter sand .Ukuran yang ada adalah mulai dari 100 kaki persegi dan umumnya jenis yang dijual dipasaran dengan ukuran lebih dari 300 kaki persegi. Jadi saringan tidak akan lekas tertutup permukaannya walaupun anda tidak terlampau sering untuk membersihkannya. Ada 2 hal tentang filter catridge ini secara umum , yang pertama adalaha filter dengan bahan yang tidak terlampau mahal dimana jenis ini tidak tahan dalam umur yang cukup lama. Dan type kedua adalah dengan jenis elemen yang cukup mahal, dimana alat ini dapat tahan lebih dari 5 tahun. Unutk kasus yang kedua , cartridge filters ada yang didesain dengan tekanan rendah dibandingkan dengan filter type sand filter . Ini menaruh tekanan balik terhadap pompa dan dan sebab itu anda perlu menaikkan aliran dan mengganti ukuran pompa yang seimbang dengannya..

DE  FILTERS
DE filter menggunakan diatomaceous earth sebagai media penyaring air. The DE filter mempunyai penyaring plsatik dibungkus dengan plastik khusus. Bubuk dalam apisan saringan powder menggunakan Diatomaceous Earth membungkus grid/ jaring yang menjadi alat penyaring kotoran.
Semua air yang mengalir akan melewati saringan bubuk DE , semu kotoran atau debu yang berukuran 5-8 mikron akan tersaring oleh alat ini.
Diatomaceous earth adalah hasil penambangan dari fosil exoskeletons yang mempunyai jenis diatom yang sangat kecil.Biasanya digunakan untuk melapisi jaring ddidalam rumah filter dan secara aktual mempunyai ikatan ikatan yang sangat halus untuk menyanring kotoran .

 

Masukan bagi anda :
• Semua jenis saringan datas adalah berfungsi untuk menyaring air.
• Pastikan anda memilih ukuran dan kapasitas filter yang sesuai dengan ukuran kolam renang yang anda miliki.
• Jika anda menginginkan filter yang cukup kuat, sebaiknya anda memilih filter jenis sand filter
• Untuk pemeliharaan yang lebih mudah sebaiknya anda memilih jenis catidge.
• Untuk mendapatkan kualitas air yang lebih jernih sebaiknya anda memilih filter type DE.
• Anda dapat menambahkan sedikit ke saringan jenis sand filter atau ctridge filter untuk menaikkan kemampuan penyaringan partikel partikel dari air kolam.
• Pastikan sistim instalasi pemipaan kolam renang anda mempunyai aliran pemipaaan yang bisa dibypass ke arah filter, bilamana anda ingin membuang semua air dari kolam untuk membersihkan sampah dan kotoran dikolam renang , anda tidak perlu membuang airnya melalui aliran melalui filter.
• Carilah brosur brosur yang berhubungan dengan filter , anda perlu membaca dan mengetahui bagaimana merawat dan membersihkannya.
• Semakin lebih luas permukaan saringan ctridge maka akan semakin mengurangi frekuensi pembersihannya.
• Jangan pernah menggunakan tongkat pencuci mobil untuk membersihkan saringan filer. Lebih bagus anda menggunakan selang air untuk menyemprotkan air ke filter.

Selamat berenang!

2 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.