Pemberian tanda keselamatan kerja di lokasi konstruksi.

Lokasi pekerjaan konstruksi adalah salah satu tempat yang penuh resiko yang bisa menimbulkan kecelakaan. Walaupun pekerjaan pembangunan pembuatan sebuah rumah kelihatan kecil, tetapi semua harus tetap diwaspadai karena semuanya mengandung resiko terjadinya kecelakaan  baik saat mulai penggalian, pemasangan dinding , pemasangan instalasi  sampai pemasangan atap maupun tahapan tahapan pekerjaan lainnya. Kita tidak menginginkan adanya kecelakaan kerja yang terjadi saat pembangunan terlaksana, baik terhadap pekerja, pemilik maupun orang lain yang datang mengunjungi maupun melihat saat pelaksanaan pekerjaan.

Sebenarnya semua pekerja    mungkin mengetahui resiko ataupun  halangan   yang ditemui di area konstruksi ketika mereka sedang bekerja ataupun saat melintas dari suatu tempat ke tempat yang lain.  Tapi  menjadi suatu yang sangat menjengkelkan apabila terjadi kecelakaan bagi pekerja yang disebabkan mungkin oleh  keadaan pekerjaan yang padat sehingga membuat pekerja terburu buru , atau  pekerja kurang perduli  terhadap  suatu resiko dan bisa saja pekerja  kurang hati hati terhadap  keadaan sekeliling pekerjaan.

Kecelakan kerja dilokasi proyek umumnya terjadi oleh beberapa faktor :

  1. Pekerja kurang mengetahui prosedure pelaksanaan pekerjaan
  2. Pekerja kurang memahami atau kurang mengerti pemakaian perlatan yang aman dan benar
  3. Pekerja  tidak mengetahui adanya suatu rintangan atau benda yang bisa membahayakan disekitar lokasi pekerjaan.
  4. Pekerja   kurang perduli terhadap tempat yang dilarang untuk  dilintasi.
  5. Pekerja kurang hati hati atau tidak menyadari adanya pekerjaan di bagian atas atau bagian bawah yang sedang dilintasi yang bisa membahayakan bagi pekerja.
  6. Pekerja kurang perduli atau tidak hati hati terhadap gerakan alat alat berat yang sedang beroperasi di sekitar lokasi kerja
  7. Pekerja memaksakan diri tetap bekerja walaupun kurang fit atau tidak dalam kondisi bugar.

Untuk menghindari dan mengurangi resiko kecelakaan kerja, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah pemberian tanda peringatan ataupun larangan di area pekerjaan yang ditujukan supaya orang yang bekerja perduli terhadap keselamatan kerja selama . Tujuan pemberian peringatan kerja adalah :

  1. Pekerja supaya memakai perlengkapan keselamatan kerja, misalnya helm pengaman, baju standad kerja, pemakaian sepatu dan pemakaian perlengkapan lainnya yang diisyaratkan.
  2. Pekerja menggunakan peralatan yang berhubungan dengan mesin supaya mengikuti prosedure yang diisyaratkan.
  3. Pekerja ataupun orang yang lain yang ada di sekitar lokasi kerja mengikuti larangan larangan yang diisyartkan, misalnya dilarang merokok, dilarang masuk ataupun larangan larangan lainnya.
  4. Pekerja ataupun orang lain yang supaya berhati hati sewaktu melintas ataupun memindahkan sesuatu benda, dan juga berhati hati terhadap kendaraan kendaraan yang melintas disekitar lokasi kerja.
  5. Supaya pekerja atau orang yang melintas berhati hati terhadap suatu tempat yang dianggap berbahaya misalnya adanya lobang ataupun adanya pemasangan peralatan diatas jalan yang dilintasi.
  6. Pekerja ataupu orang lain supaya tidak memasuki tempat ataupun ruangan yang   secara sembarangan .
  7. Dan lain lain

Persyaratan pemberian tanda.

  1. Tanda yang dibuat harus mudah dipahami dan familiar  bagi orang atau pekerja.
  2. Tanda yang dibuat harus dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan tujuan tanda yang dibuat untuk keselamatan setiap orang yang ada dilokasi kerja.
  3. Tanda yang dipasang harus mudah dipasang, penempatan yang mudah dilihat
  4. Walaupun tanda hanya bersifat sementara (selama masa pekerjaan berlangsung), tanda harus  terbuat dari bahan yang tahan lama.
  5. Tanda dibuat dari warna terang dan berbeda dari warna disekelilingnya.
  6. Biasa dibuat dengan bentuk simbol dan untuk penjelas bisa ditambah dengan pembuatan kalimat.
  7. Pemberian warna dapat dibuat dengan warna hitam dengan latar orange, merah, biru  dan hijau. Kebanyakan tanda dibuat dengan bentuk segitiga, bulat dan persegi empat.

Setelah anda memberi tanda peringatan tersebut, anda perlu juga mengevaluasi tingkat keselamatan yang terjadi dan juga kepatuhan dari pekerja terhadap tanda yang sudah dibuat. Berikan selalu pengertian akan tanda yang sudah dibuat terhadap pekerja, jika ada pelanggaran coba di bicarakan apa penyebabnya dan juga dijelaskan apa resiko yang timbul jika terjadi pelanggaran terhadap tanda yang sudah dibuat, tapi jika memang ada unsur kesengajaan dan sangat beresiko terhadap keselamatan anda perlu membuat peringatan atau mengeluarkan dari pekerjaan terhadap pekerja yang melanggar tanda peringatan yang sudah dibuat.

Dengan pemberian tanda peringatan dan tanda larangan disekitar lokasi kerja diharapkan dapat mengurangi kecelakaan kerja di sekitar lokasi baik terhadap pekerja maupun orang yang datang atau melintas di sekitar area kerja.

Semoga bermanfaat !!!

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: